Apa itu “Eco-Cultural City?” Tanya Seorang Mahasiswa Desain…

Oleh Michael Haggerty

Selamat buat Sella Chintia Devi – volunteer Solo Kota Kita 2009-2010 – yang tim nya memenangkan lomba desain tata ruang kelurahan “Solo Eco-Cultural City.” Sella bekerja dengan teman-teman mahasiswa dari Universitas Sebelas Maret dan masyarakat Jagalan membuat dan menyusun gagasan tentang memperbaiki kualitas ruang publik di sepanjang bantaran kali.

Kompetisi ini di sponsori oleh Dinas Tata Ruang Kota (DTRK) dengan mempertemukan masyarakat kelurahan dengan mahasiswa arsitektur dan perencanaan kota dalam satu tim. Dua puluh dua kelurahan berhasil menyelesaikan dan memasukkan desain dan pemenang akan mendapatkan pembiayaan proyek untuk tahun depan.

Kami sangat mendukung munculnya spirit yang baik dari kompetisi ini – dimana mampu mendorong munculnya pengalaman penting bagi para desainer dan perencana muda di tengah masyarakat, dan juga menciptakan budaya keberlanjutan dan “handarbeni” ditengah masyarakat Solo yang sedang memulai “eco-cultural.”

2 Respon untuk Apa itu “Eco-Cultural City?” Tanya Seorang Mahasiswa Desain…

  1. damar berkata:

    congratulation for shellaa…i really want to see your products but there’s far from here. but i’m happy to hear that.. :)

  2. Michael Haggerty berkata:

    Good to hear from you Damar! Be on the look out for World Habitat Day in Solo in October and another chance to see the Eco Cultural competition entries at UNS!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>