Sampai ke Ujung Sungai

Oleh Bima Pratama

Solo adalah sebuah kota yang dialri oleh 4 sungai utama ; Bengawan Solo, Kali Anyar, Kali Pepe dan Kali Jenes. Sungai-sungai yang mengalir di kota Solo mempunyai sejarah yang panjang dan kontribusi yang besar terhadap kota, sejak zaman colonial hingga saat ini. Seiring berjalannya waktu dan perkembangan kota Solo, sungai – sungai tersebut turut mengalami perubahan, baik secara fisik, social serta fungsi sungai dan lingkungan sekitarnya.

Perkembangan Kota dari waktu ke waktu dan juga pertumbuhan populasi penduduk, memberikan banyak pengaruh terhadap sungai dan lingkungan sekitarnya. pembangunan yang terus terjadi membuat ruang-ruang pada kota semakin padat, kebutuhan untuk bertahan hidup ditengah tekanan tersebut seperti menekan warga kota hingga ‘keujung batas’. Pemukiman baru berkembang tidak terkendali hampir di sepanjang sungai, sehingga sedikit demi sedikit sungai mulai mengalami kehilangan fungsi dan penurunan kualitas lingkungannya. Letak dan kondisi sungai berpengaruh juga terhadap pemukiman disekitarnya, perbedaan itu dapat terlihat di setiap sungai yang mengalir di Kota Solo.

Satu Respon untuk Sampai ke Ujung Sungai

  1. Wid Arief berkata:

    trims, infonya. saya boleh tanyakan : seberapa parahkah tingkat pencemaran sungai di kota solo? dan seberapa persenkah kesadaran warganya dalam menjaga kebersihan sungai2 tersebut?.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *